Malam, ketika udara dingin mulai turun. Kepulan asap putih keluar dari kedua bibir mahasiswa yang sedang berkumpul mengelilingi api unggun. Dingin menyergap tubuh-tubuh mereka. Tapi, terlihat wajah bahagia menghiasi wajah mereka.
Api unggun mulai menyala kuat, hangatnya menyentuh kulit-kulit kami. Sejenak memerahkan kulit kami yang pucat. Menemani kami dalam pelaksanaan pentas seni. MeNYALAKAN NYALI kami.
Ini adalah malam pertamaku, pertama kali aku mengikuti malam keakraban. Aku memang tidak pernah mengikuti acara berbau upgrading atau apapun itu. Karena memang kenyataannya aku tidak pernah mengikuti organisasi.
Inilah organisasi pertamaku, jika OSIS waktu MTs tidak dihitung.
Kami menginap di Villa Cahaya, lebih tepatnya di Pacet, Kota Mojokerto. Sebuah kawasan hijau, dimana mata memandang adalah pepohonan dan pegunungan.
Tidak akan kau temui rasa pengap disini. Tanah ini masih segar, sesegar bayam yang baru dipetik dari pegunungan. Perhatikan warnanya, maka kau akan melihat Pacet dari warnanya. Rasakan batangnya di genggaman tanganmu, maka kau akan merasakan segarnya udara disana.
Kami melaksanakan kegiatan upgrading selama 3 hari 2 malam. Berangkat sekitar pukul 7.00 malam. Diangkut dengan jisang. Getaran adalah sebuah irama yang kami rasakan saat menaiki kendaraan ini. Jika kendaraan ini berhenti, maka rasakanlah sensai getaran yang lebih kuat lagi, tak lupa dengan kebisingannya.
Sekitar pukul 10.00 malam, kami sampai di Villa Cahaya. Tanpa menunggu lagi, kami pun langsung istirahat. Yah, meski sebelumnya ada pembagian kamar untuk mahasiswi (mahasiswa mah bebas).
Kegiatan di hari kedua adalah raker. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 9.00 pagi. Kegiatan ini adalah hasil dari pra-raker 1 dan pra-raker 2 yang dilaksanakan di Universitas Airlangga. Raker ini adalah kegiatan pengesahan proker-proker yang sudah disusun oleh masing-masing kementrian dan juga BPO/BO. Maka dari itu kami juga mengundang mereka di acara raker ini.
Setelah melewati masa-masa sulit; berdebat, berargumen, mengalah, dan memutuskan. Acara raker berakhir pada pukul 09.00 malam.
Dilanjut dengan acara pentas seni yang akan ditampilkan oleh masing-masing kementrian. Beragam sekali seni yang ditampilkan, ada yang humor, serius, sedih, kepahlawanan dan masih banyak lagi. Nyala api unggun pun menemani.
Acara itu berakhir dengan menyanyikan lagu mahasiswa, Totalitas Perjuangan. Dinyanyikan bersama-sama sambil bergandengan tangan. Sinergi merekatkan kami. Api unggun yang telah mengarang pun ikut membuat kami semakin merapat, karena dinginnya malam pun kembali mengerat.
Inilah sebuah momen yang akan menjadi memori. Sebuah memori bahagia yang tidak akan kami lupakan, akan kami simpan. Sebuah momen yang menyatukan, saling menguatkan.
Sebuah memori NYATA. Bukan fiksi atau fiktif yang membuat seseorang kembali menganalisa. Inilah kami, NYATA, bukan kebohongan atau pencitraan semata. NYATAnya, kami ada, bersinergi, bersama, beKERJA.
0 comments:
Post a Comment